0

Pertempuran Hira

battle_Ohod

Pertempuran Hira terjadi antara Kekaisaran Sassan Persia dengan Khilafah Rasyidah pada 633 Masehi. Ini adalah salah satu pertempuran awal dalam penaklukan Muslim atas Kekaisaran Persia.

Konteks

Kota al-Hirah, dikenal luas dengan kemegahan dan kekayaannya, adalah salah satu kota kekaisaran karena ia adalah ibukota provinsi Irak. Banyak penghuninya yang berasal dari kabilah Lakhm yang beragama Kristen Arab mengawasi wilayah gurun di sekitarnya mewakili Kekaisaran Sassan Persia. Menurut sejarawan Romawi, Procopius, kabilah Lakhm “sangat berpengalaman dengan peperangan, dan sangat setia pada Kekaisaran Persia (sebelum 608 saat Persia bebalik melawan mereka). Selama pemerintahan Khilafah Rasyidah, Abu Bakar, mengirimkan surat kepada Khalid bin Walid yang menyatakan bahwa “Penaklukan al-Hirah dan Kufah dipercayakan kepadamu.”

Continue Reading

1

Pertempuran Ullais

mehyar horse ride

Pertempuran Ullais terjadi antara kekuatan Khilafah Rasyidah dan Kekaisaran Sassan Persia pada pertengahan Mei 633 Masehi di Irak, dan kadang disebut juga Pertempuran Sungai Darah, karena hasil dari pertempuran itu adalah kerugian besar di pihak Sassan Persia dan Kristen Arab.

Sebelum memulai pertempuran dengan orang Persia, Khalid bin Walid menulis surat kepada Hormuz, gubernur Persia di wilayah perbatasan Dast Meisan. Isinya:

“Masuklah ke dalam Islam dan kau akan selamat. Atau bayarlah jizyah, dan kau serta rakyatmu akan berada di dalam perlindungan kami, jika tidak maka kau tidak bisa melakukan hal lain selain menyalahkan dirimu sendiri, karena aku akan mengirimkan orang-orang yang lebih mencintai kematian sebagaimana kalian mencintai kehidupan.”

Ini adalah pertempuran keempat dari urutan pertempuran yang terjadi antara pasukan Muslim melawan pasukan Persia. Setelah masing-masing pertempuran, Persia dan sekutu Arab mereka bergabung dan bertempur kembali. Pertempuran-pertempuran ini menghasilkan mundurnya kekuatan Kekaisaran Sassan Persia dari Irak dan dikuasainya wilayah ini oleh kaum Muslim dan Khilafah Rasyidah.

Continue Reading

0

Pertempuran Walaja

532984218_ae4174e9ec

Pertempuran Walaja adalah pertempuran yang terjadi di Mesopotamia (Irak) pada Mei 633 Masehi antara Khilafah Rasyidah di bawah komando Khalid bin Walid dan Mutsanna bin Harits, melawan pasukan Kekaisaran Sassan Persia dan aliansi Arabnya. Pada perang ini, dikatakan bahwa pasukan Sassan Persia berjumlah tiga kali lebih banyak dari pasukan Muslim.

Khalid secara mencengangkan mengalahkan pasukan Persia yang jumlahnya lebih besar dengan menggunakan variasi taktik manuver double envelopment, mirip dengan manuver Hannibal yang digunakan untuk mengalahkan kekuatan Romawi di Perang Cannae; namun, Khalid dikatakan telah mengembangkan taktik ini sendiri secara independen.

Continue Reading

0

Pertempuran Sungai

A_painting2

Menurut sumber Arab dan Muslim, Pertempuran Sungai mengambil tempat di Mesopotamia (Irak) antara kekuatan Khilafah Rashidah dan Kekaisaran Sassan Persia. Muslim, di bawah kepemimpinan Khalid bin Walid, mengalahkan pasukan Persia yang superior secara jumlah.

Pendahuluan

Nabi Muhammad wafat pada tanggal 8 Juni 632 Masehi, dan Abu Bakar menggantikannya sebagai Khalifah pertama. Kekhalifahan Abu Bakar berlangsung selama 27 bulan, selama itu dia menghancurkan pemberontakan suku-suku Arab di Semenanjung Arabia dalam pertempuran yang sukses melawan orang-orang murtad dan mengembalikan kekuasaan Madinah di seluruh Arabia. Saat pemberontakan itu telah berhasil dipadamkan, Abu Bakar memulai perang penaklukan. Dia meluncurkan serangan melawan Kekaisaran Sassan Persia dan Kekaisaran Romawi Timur (Kekaisaran Bizantium) dan sehingga peristiwa ini menggerakkan mercusuar sejarah yang hanya dalam beberapa dekade pendek akan mengarah kepada terbentuknya kekaisaran terbesar dalam sejarah.

Continue Reading