1

Fetih Sultan Mehmed Punya Nama Pena?

Prajurit Turki Utsmani

Ada sebuah kemiripan yang biasanya terdapat pada diri orang-orang yang sukses dan besar, biasanya mereka gemar membaca dan menulis. Memang benar membaca dan menulis tidak akan serta-merta membuat orang menjadi besar dan sukses. Tapi, orang-orang yang besar dan sukses pastilah gemar membaca dan menulis. Salah satu wujud dari hal ini adalah, biasanya mereka memiliki perpustakaan pribadi dengan berbagai koleksi buku.

Continue Reading

0

Ada Kentut di Majelis Taklim Rasulullah

Belajar agama.

Menarik sekali pembahasan tentang syahadat sempurna yang disampaikan oleh ust. Felix Siauw di Majelis Taklim al-Ikhlas, Los Angeles, Amerika Serikat, pada bulan Mei 2013 yang lalu. Kita bisa menonton videonya di youtube. Dalam video itu digambarkan tentang bagaimana meraih syahadat yang membekas di dalam hidup dan kehidupan kita. Amat inspiratif dan powerful. Tapi bukan itu yang akan saya ceritakan di dalam artikel ini. Saya hanya ingin berbagi sebuah kisah yang disampaikan oleh ust. Felix di tengah-tengah materi tentang syahadat ini. Dari kisah ini kita bisa melihat betapa mulia dan indahnya akhlak Rasulullah shalallahu ‘alayhi wasallam, dan memang pantaslah beliau yang dijadikan Allah sebagai suri tauladan bagi kita semua. Ini dia kisahnya.

Pada suatu hari, Rasulullah shalallahu ‘alayhi wasallam mengisi sebuah majelis taklim yang dihadiri oleh para sahabat dan kaum muslim pada umumnya. Ketika beliau sedang menyampaikan pembahasan materinya, tiba-tiba menguarlah bau-bauan yang aneh di tengah-tengah para peserta majelis taklim. Bau apakah itu? Bau (sori) kentut. Para hadirin mulai merasa risih karena bau itu jelas saja mengganggu aktivitas pernafasan dan metabolisme tubuh. Dan tentu saja tidak akan ada seorang pun yang mau mengacungkan tangan kemudian mengakui perbuatan itu di tengah-tengah ramainya jamaah majelis taklim, di depan Rasul pula. Muka mau ditaruh di mana? Continue Reading

0

Ghazi: The Spirit of Conqueror

Puisi heroik Sultan Muhammad al-Fatih ketika berusia 11 tahun.

Dunia memiliki para penakluk. Namun tidak ada yang seperti para penakluk Muslim. Para penakluk Muslim, para Ghazi, adalah para penakluk yang santun dan beradab. Mereka bergerak berdasarkan wahyu dari Allah ta’ala. Kilatan pedang mereka dituntun oleh wahyu. Jiwa mereka diarahkan oleh sabda Rasulullah Muhammad saw. Sepak terjang mereka dipimpin Alquran.

Mereka mewujudkan janji Rasulullah saw. Mereka menaklukkan tapi bukan untuk menghancurkan dan bukan untuk menjajah. Mereka menebarkan rahmat dan kasih sayang Islam. Mereka membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi umat manusia. Merekalah para penakluk! Merekalah para Ghazi!!!

3

Ghazi 3: Behind The Scene

Pencarian pedang: Salah satu kisah di Ghazi 3.

Ghazi” adalah gelar bagi mujahidin yang berperang dan mengorbankan dirinya demi meninggikan kalimatullah dan menghancurkan musuh-musuh Islam. Secara lebih royal, gelar Ghazi disematkan kepada para Sultan Turki Utsmani. Jadi sebenarnya setiap orang bisa saja mendapatkan gelar kehormatan ini, asalkan ia bersedia untuk berjuang di jalan Allah dalam jihad fi sabilillah.

Novel serial The Chronicles of Ghazi yang saya garap bersama kangmas Ustadz Felix Siauw ini mengisahkan sepak terjang para Ghazi dalam berjihad di jalan Allah, dan mewujudkan janji Rasulullah saw., penaklukan Konstantinopel. Dan icon dari para Ghazi ini adalah Sultan Muhammad al Fatih.

Continue Reading