Category: Alfatih Press

  • BAITUL MAQDIS – KOTA SUCI

    BAITUL MAQDIS – KOTA SUCI

    Kota Baitul Maqdis atau yang dikenal dengan
    Kota Tua Yerusalem adalah tempat penuh sejarah
    para Nabi dan Rasul yang banyak Allah ceritakan di
    dalam Al-Qur’an. Namun hari ini kota Baitul Maqdis
    sedang terzalimi di bawah penjajahan Zionis.


  • Muhammad Alfatih 1453

    Muhammad Alfatih 1453
    • Muhammad Al-fatih 1453
    • ISBN : 978-602-17997-0-3
    • Size : 14,5 x 21 cm
    • Penulis : Felix Siauw
    • Penerbit : Alfatih Press

    Ini adalah kisah ketika dunia hanya mengenal dua wilayah, Barat dan Timur. Ini adalah persaingan antara dua negara; Imperium Romawi dan Khilafah Islam. Ini adalah cerita saat dunia terpolarisasi menjadi dua bagian; Kristen dan Islam. Ini adalah epik antara dua kekuasaan; Byzantium dan Utsmani.

    Pada suatu masa ketika dunia hanya terbagi menjadi dua bagian, sudah menjadi kewajaran bagi Barat untuk menaklukkan Timur. Namun ada satu pemuda yang membalik semuanya dan menaklukkan sebagian besar Barat. Pemuda yang mengukir namanya dalam sejarah emas dunia,dengan prestasi dan pencapaian yang tidak pernah ada pada masanya ataupun sebelumnya, prestasi yang jauh melebihi masanya.

    Ini adalah salah satu pertempuran paling penting dalam sejarah Islam dan sejarah dunia. Pertempuran yang sangat berpengaruh pada relasi Kristen dan Islam. Serta panglima terbaik yang telah diramalkan oleh Rasulullah saw.


  • SAHABAT RASULULLAH PENGHAPAL AL-QURAN DAN HADIS

    SAHABAT RASULULLAH PENGHAPAL AL-QURAN  DAN HADIS

    Masa anak-anak adalah masa yang tepat untuk memberikan mereka maklumat dalam beragama. kita bisa belajar banyak dari kisah-kisah para sahabat radhiyallahu’anhum tentang bagaimana mereka memperhatikan anak-anak, seta menumbuhkan
    kepeduliaan mereka terhadap agama sedari kecil.

    Bagaimana kisah penuh inspirasi Para sahabat Rasulullah Ibnu Abbas ra.Zaid bin Tsabit ra.Amr bin Salamah Ra., Abdullah bin Amr bin Ash ra., dan Abdullah bin Mas’ud ra. saat usia mereka masih belia ?


  • SYAR’I TRAVELER

    SYAR’I TRAVELER

    Ukuran : 14,5 x 21 cm
    Cetak/bahan : Isi – 212 hal 4/4 warna ; HVS 80 gr
    Cover – 4/0 warna + Lamt. Doft + Spot UV + Emboss ; AC 260 gr
    Pembatas – 1 lbr ; 4/0 warna + Lamt. Doft ; AC 260 gr ( Uk. 3 x 12 cm )
    Jilid : Blok Lem + Wrapping

    Ikuti pertualangan seru jejak islam di Asia-Eropa. Kamu akan diajak untuk menapaki sejarah kemilang islam dengan sistem kekhilafaan usmani dalam perjalanan yang dibalutketaatan.

    Siapa yang tak suka dengan aktivitas satu ini? Melihat kehidupan yang asing, iklim yang tak pernah dirasa, pemandangan alam baru yang memesona, cita rasa kuliner yang berbeda, dan semua hal baru yang tak pernah kita temukan di hari-hari biasanya.

    Bahkan Ibnu Batuta coba menggambarkan suasana traveling dengan berkata ;
    “traveling – it leaves you speechless, then turn you into a storyteller”

    Peribahasa tadi menggambarkan bahwa saat traveling kita akan banyak disuguhi hal yang tak pernah kita rasakan dan temui sebelumnya, seakan-akan semua hal baru tadi sedang bercerita dan memperkenalkan tentang mereka pada kita. Oleh karenanya, traveling sangat disukai oleh semua orang, karena memang fitrahnya manusia itu curious, ingin mengeksplorasi pikirannya.

    Menariknya lagi, tidak sedikit dari kita yang berusaha keras menabung dari hasil kerja dan lain-lain agar memiliki modal untuk melakukan traveling ke berbagai negara impiannya. Ya termasuk kami Tim Da’wah @Hijabalila punya impian untuk bisa traveling ke negeri yang indah bernama Turki.

    Traveling dalam Islam adalah hal yang mubah. Bahkan ada ayat yang memerintahkan manusia untuk traveling.
    Seperti dalam QS. Al Mulk 15 : “Dan Dialah Allah, yang telah menjadikan bumi sebagai hal yang mudah untuk kalian semua (manusia). Jadi berjalanlah (menjelajahlah) kalian semua ke segala penjurunya dan makanlah sebagian rizki-Nya. Sesungguhnya kepada Allah lah tempat kita kembali.”

    Ayat tersebut menerangkan bahwa muslim boleh melakukan traveling sejauh yang dimau dan dimampu. Tapi tentu saja dalam islam segala aktivitas pasti ada hukum-hukum yang mengikatnya. Justru di situlah letak istimewa dan kerennya Islam, selalu detail dalam menghukumi segala aktivitas manusia. Terlebih untuk akhwat seperti kami, berlaku hukum-hukum syara’ khusus untuk safar. Caranya adalah dengan tetap berada dalam koridor syariat kapanpun dan dimanapun. Mulai dari niat, menentukan tempat, memilih kendaraan, memilih teman traveling, barang yang dibawa, teliti dalam memilih makanan dan minuman dan sebagainya. Tugas manusia itu beribadah, maka perkara traveling pun harus bernilai ibadah.

    Motivasi terbesar kami dalam menulis buku ini, selain ingin menunjukkan tentang traveling secara syar’i, kami pun ingin menceritakan bahwa Turki adalah negara yang menyimpan banyak sejarah gemilang tentang Islam. Ya, Turki adalah bukti nyata yang menunjukkan bahwa jika syariat Islam diterapkan secara kaaffah, maka kesejahteraan lah yang kan didapat. Turki yang dulunya adalah Khilafah Utsmani menjadi bukti sejarah bahwa Islam p


  • BAITUL MAQDIS

    BAITUL MAQDIS

    Size : 14,5 x 21 cm
    Cover : Hard Cover
    Isi : 40 Hal art paper 150 gr

    Terdapat 3 Masjid Suci umat Islam yang terdapat di 3 kota. Pertama Masjidil Haram yang berada di kota Makkah. Yang ke-2 yaitu Masjid Nabawi yang berada di kota Madinah, dan yang ke-3 yaitu Masjidil Aqsha yang berada di kota Baitul Maqdis atau yang hari ini dikenal dengan Kota Tua Yerusalem. Namun berbeda dengan masjid suci yang lainnya, hari ini Masjidil Aqsha dalam keadaan dijajah, sehingga umat Islam harus mendapatkan persetujuan dari para penjajah untuk bisa masuk ke dalamnya. Namun tahukah kamu seperti apa Masjidil Aqsha itu?


  • KOMIK – ALFATIH 1453

    KOMIK – ALFATIH 1453

    Penulis: Felix Y. Siauw
    Visual: Myo Dauz
    Spesifikasi: Dimensi 21 cm x 14,5 cm, Tebal 180 hal, HVS 80 gsm, Soft Cover 260 gsm
    Warna: Full Color

    Islam adalah agama kasih sayang, memberikan kebaikan bagi seluruh manusia. Seperti hujan yang membawa berkah kemanapun ia pergi, Islam pun mensejahterakan manusia dimanapun ia tersebar. Islam muncul di jazirah Arab dan mengubah kaum gurun terbelakang menjadi ummat terdepan dalam kebaikan.

    Kemanapun Islam diperkenalkan, tak ada yang didapatkan kecuali kemajuan dan kesejahteraan. Dan di masa itu, tahun 1400 an peradaban Islam adalah peradaban terbaik di seluruh dunia. Maka para ksatria dan pahlawan Islam bersemangat untuk terus menerus mencerahkan dan menyebarkan Islam agar dunia lebih baik.

    Hanya saja, tidak semua manusia suka bila diberikan kebaikan. Seperti Abu Lahab dan Abu Jahal yang menolak kebaikan Rasulullah saw. Termasuk Imperium Byzantium. Kekuasaan yang pernah memimpin peradaban dunia sebelum kemunculan Islam. Byzantium terus menerus menghalangi dakwah Islam, memerangi peradaban Islam yang waktu itu dipimpin oleh Kekhilafahan Abbassyiyyah.

    Kesultanan Utsmani, wakil daripada Kekhilafahan Abbassyiyyah yang ditugaskan menjaga perbatasan, kebetulan langsung bersinggungan dengan Imperium Byzantium yang masih gagah di masa akhirnya.

    Di sinilah kisah kita bermula…

    Link Pembelian